Kadis Perkimtan Letakkan Batu Pertama Program BPM Kotaku di Pandang-pandang

GOWA, REWAKO.ID – Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) meletakkan batu pertama program BPM Kotaku, di Kelurahan Pandang-pandang, Kamis (23/5/019).

Pada peletakan batu pertama pengerjaan jalan beton di RT1 RW6 di Kelurahan Pandang-pandang. Kadis Perkimtan, Abdullah Sirajuddin berharap mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Selain itu masyarakat juga diharapkan dapat hadir dan mengikuti semua progres pengerjaan jalan beton.

“Masyarakat hadir harus melihat bagaimana progres dan keberlanjutan dari program ini,” katanya.

Khusus di kelurahan Pandang-pandang, lanjut Abdullah Sirajuddin, diharapkan bagaimana masyarakat bisa memanfaatkan dan memelihara infrastruktur dengan baik, capaian yang dicapai untuk menangani kawasan kumuh,

Sementara, Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat, Abdul Karim mengucapkan terimakasih kepada program Kotaku atas bantuan pada masyarakat atas bantuan pengentasan kawasan kumuh di Kelurahan Pandang-pandang.

“Disini akan dibangun drainase, jalan pepin, reservoir, mck. Akhir dari kegiatan ini, ketika infrastruktur sudah bagus akan meningkatkan perekonomian masyarakat dikawasan tersebut,” katanya.

Diketahui, untuk tahun 2019 Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI mengucurkan dana sebesar Rp 18 miliar untuk program Kotaku di 10 (Sepuluh) Kelurahan yang ada di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.

Hal ini diungkapkan Koordinator Kotaku Wilayah IV Sulsel, Nurliah Ruma dalam acara peletakan batu pertama pengerjaan paving blok di di Jalan Mustafa dg Bunga, Kelurahan Romangpolong, Kecamatan Somba Opu, Senin lalu.

“Kesepuluh kelurahan tersebut yakni, Kelurahan Romangpolong, Kel Samata, Paccinongang, Tombolo, Katangka, Kalegowa, Pandang-pandang, Sunggguminasa, Batangkaluku, Tompo balang. Namun untuk tahap pertama hanya enam kelurahan saja yang anggarannya telah di cairkan sesuai Dipa yg tersedia sebasar 8,050 m sisanya 4 kelurahan lainnya menunggu DIPA tambahan,” katanya.

Sekadar di ketahui program Kotaku merupakan program pemerintah yang dikeluarkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) sebagai program lanjutan dari program PNPM mandiri perkotaan.

“Saat ini, penanganan permukiman kumuh menjadi tantangan yang rumit bagi pemerintah kota/kabupaten, karena selain merupakan masalah, di sisi lain ternyata merupakan salah satu pilar penyangga perekonomian kota,” jelas Bang Doel sapaan akrab Kadis Perkimtan Gowa.

Dirinyapun berharap masyarakat yang bermukim disini ikut mengawasi dan memelihara apa yang telah pemerintah berikan.

“Jadi tolong kita jaga apa yang pemerintah telah berikan dan upayakan untuk kita semua, karena disini ada nilai dari swadaya masyarakat,” tambah Kadis Perkimtan Gowa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *