Pengelola Ramadan Fair Diminta Hindari Kemacetan & Kesemrawutan

GOWA,REWAKO.ID – Pengelola Ramadan Fair 2019 diminta agar tidak menggunakan badan jalan sebagai lahan parkir. Ini dilakukan agar menghindari kemacetan dan kesemrawutan di kendaraan.

“Kami minta kepada pengelola yang diberikan izin oleh Pemkab Gowa agar menjaga kemacetan dan kesemrawutan,” kata Sekretaris Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gowa, Alwi Arifin, kepada REWAKO.ID, pada Sabtu (18/5/2019).

Alwi Arifin mengatakan, selain kemacetan dan kesemrawutan, pihak pengelola juga diminta agar menentukan bagi hasil retribusi kepada pihak terkait termasuk Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai leading sektor perparkiran di Gowa.

“Pengelola juga harus memperhatikan retribusi mengelolaan parkir di area pasar malam atau ramadan fair. Kita sudah melakukan pertemuan khusus membahas retribusi parkir di ramadan fair,” kata dia.

Bukan hanya itu, Alwi juga mengingatkan kepada pengelola agar memperhatikan adanya permainan yang berbau judi atau semacamnya yang melanggar hukum. Jika ada ditemukan dapat dipastikan mendapat tindakan hukum yang berlaku.

“Ini yang penting dihindari adanya permainan yang mengarah perjudian atau ada hal yang melanggar hukum. Jika itu terjadi maka dipastikan agar ditindaki sesuai aturan hukum yang berlaku,”Alwi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *