Polisi Buru Penyebar Video Mesum Siswa SMK di Bulukumba

BULUKUMBA, REWAKO.ID – Masyarakat atau warganet dihimbau agar tidak menyebarluaskan lagi video mesum siswa SMK di Bulukumba. Pasalnya, pihak Kepolisian Resort Bulukumba sementara menangani kasus tersebut.

Kapolres Bulukumba, AKBP Syamsu Ridwan menegaskan bahwa penyebar video berdurasi 29 detik itu akan ditindak UU ITE. Sehingga, pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak menyebar luaskan kembali video tersebut.

“Itu merupakan tindak pidana dan tidak baik secara norma agama maupun norma sosial. Penyelidikan dari penyidik PPA sat Reskrim Polres Bulukumba sudah diambil beberapa keterangan dari guru dan staff pengajar di salah satu SMK yang diduga tempat sepasang siswa itu belajar,” katanya, Jumat (14/6).

AKBP Syamsu Ridwan juga mengakui bahwa pihaknya sudah mengidentifikasi pelaku yang ada dalam video tersebut. “Sehingga saat ini kami sedang mencari yang menyebarkan video tersebut dan kemana saja dan melalui siapa saja beredar pertama kali,” tegasnya.

Selain itu, kejadian yang menghebohkan masyarakat Sulawesi Selatan itu awal April 2019 ditemukan oleh guru pada saat terjaring razia handphone di sekolah. Setelah itu kedua pelaku dipanggil dan diberikan sanksi.

“File video juga sudah di hapus, namun sebelum dihapus, pelaku yang juga pemain laki-laki di video tersebut sempat mengirim file kepada beberapa teman-temannya,” urainya.

Dijelaskannya, penyebaran Konten p ornografi dalam Pasal 27 ayat (1) UU ITE, disebutkan bahwa salah satu perbuatan yang dilarang dalam penyebaran sebuah konten adalah penyebaran atas konten yang bermuatan asusila.

“Ancaman pidana terhadap pelanggar diatur dalam Pasal 45 ayat (1) UU 19/2016 bahwa ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar,” jelasnya.(Iksan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *