Sistem Informasi Kehadiran Anak Diterapkan di Gowa

Gowa,Rewako.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa segera menerapkan inovasi/program baru sistem informasi pendidikan digital dengan menggandeng aplikasi SIKA (Sistem Informasi Kehadiran Anak) dari perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredo.

Adnan mengatakan, inovasi/program yang akan diberi nama A’Kio tersebut mengandung arti dalam bahasa indonesia memanggil, dan akan mulai diterapkan pada sekolah di dua kecamatan dulu yakni Kecamatan Sombaopu dan Kecamatan Pallangga.

“Kami memulai pada SD dan SMP dari pallangga dan somba opu dulu sert rencananya kami memberi nama A’Kio artinya memanggil anak-anak untuk datang ke sekolah ,” ungkapnya saat mensosialisasikan sistem informasi digital, di Baruga Tinggimae Rujab Bupati Gowa, Rabu (20/2).

Dijelaskan Adnan inovasi pendidikan ini sangat baik untuk siswa, orangtua, maupun guru. Pasalnya aplikasi tersebut akan mengantisipasi terjadinya bolos dari anak sekolah karena orangtua akan mengetahui langsung apakah anak itu datang atau tidak.

“Jadi kita menggandeng indosat yang nantinya akan memasangkan alat 2-3 persekolah seperti absesnsi, finger, retina, atau kartu yang ditempel, ketika siswa sudah finger atau menempelkan kartunya maka pemberitahuan akan muncul di hp orang tua murid, begitupun dengan jam pulang siswa,” bebernya.

Dirinya tidak menampik selama masih menggunakan absensi kehadiran yang bersifat secara manual, tidak menjamkn siswa masuk sekolah namun dengan hadirnya jinovasi melalui SIKA dari indosat akan semakin memberi kemudahan kepada orang tua siswa mengetahui aktivitas anaknya di sekolah.

Kadiskominfo Gowa Arifuddin Saeni bersama Kadiknas Gowa Dr Salam saat mengikuti rapat sosialisasi sistem informasi digital, di Baruga Tinggimae Rujab Bupati Gowa, Rabu (20/2).

Tak hanya itu, pada aplikasi inipun akan muncul pengumuman terkait pendidikan siswa seperti nilai, tugas, dan pengumuman penting lainnya yang tidak mengharuskan orangtua datang ke sekolah untuk mengetahui perkembangan anak.

“Inilah kecanggihan tekonolgi dan informasi sekarang. Kami akan melaunching bersamaan dengan Hardiknas pada 2 Mei mendatang, semoga bisa berjalan dengan baik dan Gowa menjadi percontohan,” harap Adnan.

Sementara itu, Sales Manager Makassar Outer, Herman Usman, mengatakan aplikasi ini hadir menjadi penghubung antara orangtua, siswa, dan guru.

” SIKA (Sistem Informasi Kehadiran Anak), didalam aplikasi ini program CSR dari Indosat Ooredoo, yang sangat mendorong kemajuan administrasi sekolah, karena akan memudahkan absensi, nilai, dan menjadi penghubung orangtua baik melalui aplikasi, telegram, dan sms,” katanya.

Herman mengaku, mulai dari server, alat, dan kartu akan disiapkan oleh pihak indosat, meskipun rusak akan segera diganti dan menjadi tanggungjawabnya. “Jadi satu alat akan bisa digunakan 250 siswa, sehingga diperkirakan dalam satu sekolah akan ada 2-3 alat yang disiapkan,” tambahnya.

Karena itu dirinya mulai mensosialisasikan ini dihadapan seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP se Kecamatan Sombaopu dan Pallangga, serta 18 koordinator wilayah agar mengetahui lebih jelas mengenai inovasi ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *