131 Hektar dan 500 Bidang Tanah Untuk Bendungan Je’nelata Diukur

Selasa, 18 Mei 2021 14:27

GOWA,REWAKO.ID – Rapat Koordinasi kegiatan pengadaan tanah di Bendungan Je’nelata berlangsung di Ruang Kerja Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang.

Dalam Rapat ini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan Bendungan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Muh Ikhsan Hatta mengatakan akan dilakukan pengadaan tanah di Bendungan Je’nelata yang sudah diukur 131 hektar, dengan 500 bidang.

“Kunjungan hari ini terkait koordinasi untuk kegiatan pengadaan tanah di bendungan Je’nelata yang sudah kita ukur 131 hektar dengan 500 bidang ini mudah-mudahan tidak lama lagi dilakukan pembayaran,” kata Muh Ikhsan usai Rapat bersama Wabup Gowa pada Selasa (18/5/2021).

Ikhsan mengatakan pihaknya saat ini tengah menanti anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang masuk dalam Dokumen Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) PPK pengadaan tanah. Dan akan segera dilakukan pembayaran ganti rugi.

“Sambil kita menunggu ketersediaan anggaran dri Kementrian PUPR, kalau sudah tersedia anggarannya di DIPA PPK pengadaan tanah, insyaallah kami segera kordinasi dgn BPN gowa terkait ketua PPT nya untuk kita musyarawah bentuk ganti ruginya secepatnya kemudian kita lakukan pembayaran,” kata Muh Ikhsan.

Selanjutnya pihaknya akan kembali melakukan pengukuran tahap kedua pada 1.500 bidang. Pengukuran tersebut tidak mengacu pada luasan karena berdasarkan kontrak appraisal didalamnya dianggarkan berdasarkan bidang tanah, bukan luasan tanah.

“Makanya kami berpatokan pada banyaknya bidang, kalau luasannya ini tergantung. Bisa luasannya lebih besar dan bisa lebih kecil tergantung bidangnya. Tapi mudah-mudahan simultan dgn itu pembayaran bisa berjalan kemudian pengukuran juga bisa berjalan insyaallah bisa lebih cepatlah kegiatan pengadaan tanah untuk Je’nelata,” jelas Muh Ikhsan.

Kemudian kita kordinasi juga terkait dengan Bendungan Pamukkulu ada 47 hektar untuk kegiatan pengadaan tanah di Bendungan Pamukkulu yang masuk di wilayah Kabupaten Gowa itu di kecamatan.

“Insyaallah jg kita mulai melakukan pungukuran tahap pertaman ini di bulan Juni, mudah-mudahan juga bisa berjalan sesuai dengan schedul yang kita buat. Ini juga tergantung kesiapan dari teman2-teman PPT Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni berharap, terkait dengan pembebasan dan pengukuran Bendungan Je’nelata dapat berjalan lancar tanpa ada masalah.

“Tentu hal ini bisa terwujud bila mana semua masyarakat itu mendapat penjelasan yang sejelas-jelasnya dari pihak pertanahan. Karena masyarakat di Manuju itu tentunya selalu membantu pemerintah dan tentunya berharap mudah-mudahan ini berjalan dengan baik karena ini kepentingan masyarakat Gowa,” kata Abd Rauf.

Wabup Gowa yakin jika Masyarakat Kecamatan Manuju bisa legowo memberikan tanahnya untuk pembangunan Bendungan Je’nelata demi untuk kepentingan bersama.

“Saya yakin dan percaya bahwa masyarakat Kecamatan Manuju yang terkena bendungan Je’nelata ini legowo untuk memberikan tanahnya untuk pembangunan Je’nelata karena ini juga kepentingan kita bersama,”katanya.

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Afrilian Cahaya Putri