2 Warga Gowa Lolos Hukuman Gantung di Malaysia

Sabtu, 27 Maret 2021 06:13

GOWA,REWAKO.ID – Dua warga asal Gowa lolos gantung di Malaysia. Pekerja migran itu adalah, perempuan Herna Mola dan pria Soha Beta.

Keduanya berhasil dibebaskan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia Kuching setelah kedua WNI itu  divonis hukuman gantung oleh Mahkamah Rayuan Malaysia pada 21 Oktober 2019 lalu atas tuduhan pembunuhan.

Dikutip dari laman KJRI Kuching, pada Kamis (25/3/2021), KJRI Kuching mengajukan banding kepada Mahkamah Federal hingga akhirnya mereka menjalani sidang terakhir pada 24 Februari 2021.

“Mahkamah Federal menyindanhkan perkaranya hingga dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan murni serta segera dideportasi ke Indonesia,” kata Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching Yonny Tri Prayitno.

Dua WNI itu, kata KJRI Kuching, bekerja di sebuah ladang sawit di kota Miri, Sawarak. Mereka ditangkap polisi pada 26 November 2013 karena dituduh membunuh bayi yang baru dilahirkan Soha Beta.

Di persidangan Mahkamah Tinggi Miri pada tanggal 24 Nopember 2016 mereka dituntut hukuman penjara. Meski tidak terbukti melakukan pembunuhan. Namun mereka terbukti menyembunyikan kematian.

Atas vonis tersebut, Deputy Public Prosecutor (DPP) mengajukan banding ke Mahkamah Rayuan. Dan pada sidang pada 21 Oktober 2019, mereka dinyatakan bersalah atas pembunuhan sehingga, divonis hukuman mati dengan digantung.

“KJRI Kuching yang selama persidangan selalu berikan bantuan hukum dan pendampingan melalui pengacara yang ditunjuk KJRI Kuching, mengajukan banding ke Mahkamah Federal atas hukuman mati kedua WNI/PMI tersebut,”pungkasnya.

Editor : Bahar Hardin