AMP Gowa Target 1.000 Pelajar Sudah Vaksin

Selasa, 21 September 2021 15:18

GOWA,REWAKO.ID – Abdi Merah Putih (AMP) Gowa bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menggelar vaksinasi massal bagi pelajar dan masyarakat, di Kawasan Istana Tamalate, Selasa (21/9).

Ketua AMP Gowa, Faisal Ichwan Azali mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan AMP kepada Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mempercepat vaksinasi yang ditargetkan 1.000 dosis bagi pelajar.

“Kegiatan kita hari ini adalah bentuk dukungan kita terhadap Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mempercepat vaksinasi di Gowa, yang kita sasar adalah pelajar dibawah naungan Kementerain Agama seperti MA, MTS dan tidak menutup kepada masyarakat umum yang belum vaksin,” ungkapnya.

Faisal mengaku, vaksinasi ini akan berlangsung hingga jam 4 sore yang diharapkan dapat meningkatkan persentase capaian vaksinasi Kabupaten Gowa dan mampu membentuk herd immunity yaitu 70 persen masyarakat Gowa sudah tervaksin.

Sementara Pj Sekda Gowa, Kamsina usai meninjau pelaksanaan vaksinasi mengatakan antusias masyarakat atau pelajar mengikuti vaksinasi ini cukup tinggi. Terbukti pelajar yang telah mendaftar sudah mencapai 600an orang.

“Alhamdulillah setelah kami meninjau vaksinasi ini antusias masyarakat cukup tinggi terutama pelajar madrasah. Saat ini kita memang aktif bekerjasa dengan lembaga ataupun organisasi-organisasi agar banyak menyelenggarakan vaksinasi dan bisa menjangkau seluruh masyarakat yang belum vaksin dan cukup umur atau diatas 12 tahun,” jelasnya.

Kamsina berharap, vaksinasi massal ini bisa mencapai target, pasalnya Gowa memiliki penduduk yang besar sehingga Pemkab Gowa akan terus melakukan vaksinasi salah satunya besok grebek pasar yang menargetkan 6.000 dosis tersebar di enam titik pasar.

“Kita mengimbau bagi masyarakat yang belum vaksin agar mendatangi tempat-tempat yang disediakan oleh pemerintah dan organisasi, begitupun pelajar untuk divaksin agar kekebalan tubuh terbentuk dan sekolah tatap muka bisa dilakukan dengan cepat,” harapnya.(NH)

Editor : Bahar Hardin