APBD-P 2020 Difokuskan Untuk Tangani Covid-19 di Gowa 

Selasa, 22 September 2020 14:33

GOWA,REWAKO.ID – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa 2020 akan difokuskan pada penanganan Virus Corona atau Covid-19.

Hal ini disampaikan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat Rapat Paripurna  DPRD Gowa penyerahan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Pemkab Gowa tahun anggaran 2020, Senin (21/9/2020) malam.

Bupati Adnan menyebutkan, pada Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 ini di titik beratkan pada 3(tiga) komponen utama penanganan atas keadaan dari dampak pandemi covid-19 yaitu; pelayanan kesehatan, jaring pengaman sosial (social savety net), dan pemulihan ekonomi,”

“Insya Allah ini merupakan langkah dalam pencegahan dan penanganan dari dampak bencana non alam Covid-19 yang merupakan bencana nasional non alam sebagaimana telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo,” ujar Adnan.

Adnan mengatakan, perubahan APBD ini juga telah didahului dengan pembahasan kebijakan umum perubahan anggaran (KUPA) dan prioritas plafon anggaran (PPA) perubahan anggaran 2020 oleh tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) bersama dengan badan anggaran DPRD Gowa.

Selain itu, Bupati Adnan juga menjelaskan bahwa dalam penyusunan perubahan APBD anggaran 2020, didasarkan pada kebijakan daerah yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi perkembangan daerah saat ini dengan tetap mengacu kepada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Gowa tahun 2020.

“Pergeseran anggaran antar unit kerja, antar kegiatan, antar rekening dan antar jenis belanja, dan juga di ikuti oleh penambahan belanja yang sifatnya berhadapan dengan pendapatannya secara langsung serta pengalokasian silpa tahun anggaran sebelumnya pada belanja yang sifatnya umum maupun berhadapan,” jelasnya.

Orang nomor satu di Gowa ini menyebutkan adapun perubahan APBD Pemkab Gowa tahun anggaran 2020 yaitu pendapatan daerah setelah perubahan sebesar Rp. 1.833.160.557.136. Kemudian belanja daerah setelah perubahan sebesar Rp.1.975.626.062.446,- defisit pendapatan terhadap belanja sebesar minus Rp (142.465.505.310.

Penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp. 196.579.748.688, pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp. 54.114.243.378, surplus penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 142.465.505.310. Sehingga sisa lebih pembiayaan tahun berkenaan sebesar Rp. 0,-(Nol Rupiah).

Olehnya itu, dihadapan 35 anggota DPRD Kabupaten Gowa yang hadir pada paripurna ini, Bupati Adnan berharap agar Ranperda APBD perubahan Pemkab Gowa ini segera dibahas dan ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda).

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Rafiuddin usai memimpin Rapat Paripurna mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pembahasan terhadap Ranperda APBD perubahan tersebut untuk segera disahkan.

“Insya besok malam kita akan lakukan pemandangan umum fraksi-fraksi. Jadi mungkin hari Rabu kita akan mulai melakukan pembahasan, setelah baru kita sahkan,” tambahnya..

Turut hadir dalam paripurna ini Wakil Bupati Gowa, H. Abd Rauf Malaganni, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan dan penetapan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran (PPA) perubahan Tahun Anggaran 2020.

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Bahar Brewok