Begini Penjelasan Polisi Soal Cuitan di Medsos Terkait Eksekusi Lahan di Tinggimoncong 

Kamis, 08 April 2021 19:02

GOWA,REWAKO.ID – Polres Gowa memberikan penjelasan adanya  postingan di media sosial (Medsos) dengan nama akun “Konsorsium Pembaruan Agraria” eksekusi lahan di Kecamatan Tinggimoncong.

Dalam narasinya di Medsos menuliskab, bahwa PT Cimory dan pihak keamanan dari TNI Polri bersama Satpol PP melakukan pengugusuran di pemukiman dan tanah garapan petani di Lingkungan Buluballea  Kelurahan Pattapang, adalah hal yang tidak benar.

Eksekusi dilakukan bedasarkan putusan pengadilan Negeri Sungguminasa tanggal 04 Mei 2016 No.54/pdt.G/2015/PN Sgm jo putusan pengadilan Tinggi Makassar tanggal 20 Desember 2016 No.262/pdt/2016/PT Mks jo Putusan mahkamah agung RI tanggal 15 maret 2018 nomor 173 K/PDT/2018 yang telah berkekuatan hukum tetap.

Pemohon Hj Nurhana Nuhung S.pd bersengketa obyek berupa Tanah Kebun seluas ± 1,5 Ha dengan Cegeng berteman.

Pihak pengadilan Sungguminasa membacakan putusan pengosongan bangunan sebelum di laksanakan eksekusi,Rabu (8/4).

Menanggapi cuitan tersebut, Kasubag Humas Polres Gowa AKP. M. Tambunan  menyangkan ada postingan yang tidak berdasakan fakta di Medsos.

Mangatas mengatakan, dalam postingannya pihak
PT Cimory, Polri dan TNI datang menggusur petani. Ini kasus sengketa lahan perorangan bukan masalah PT Cimory.

AKP Tambunan mengatakan, pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat tidak perlu terprovokasi atas postingan yang menyebut namanya.”Konsorsium Pembaruan Agraria”.

“Saya mengajak masyarakat untuk bijak dalam ber media sosial,” pungkas AKP. M. Tambunan. (*)

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Ahmad