Begini Permintaan Adnan di Pelantikan Pengurus TP PKK Gowa  

Senin, 24 Mei 2021 15:57

GOWA,REWAKO.ID – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meminta program PKK Gowa terintegrasi dengan Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa. Hal itu diungkapkan usai dirinya melantik puluhan Pengurus TP PKK Gowa periode 2021-2025, di Padivalley Golf Club Pattallassang, Senin (24/5).

“Kami intruksikan PKK sebagai mitra pemerintah untuk bisa membawa Kabupaten Gowa lebih baik di masa yang akan datang agar Program Pemkab Gowa dan PKK bisa terintegrasi dengan baik sehingga semua program itu bisa dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu contoh kata Adnan, Pemkab Gowa pada periode kedua ini masih berfokus terhadap pendidikan sehingga PKK yang memiliki program terhadap 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) saling berkolerasi dengan Pemkab Gowa untuk menciptakan SDM yang unggul melalui pendidikan.

“1.000 HPK ini akan menentukan SDM yang unggul, berkualitas dan maju, maka ini harus terintegrasi dengan baik agar mampu menciptakan SDM yang unggul,” ungkapnya.

Begitupun di bidang kesehatan, PKK memiliki peran penting dalam penurunan angka stunting di Gowa, sehingga kolaborasi antara Pemkab Gowa melalui Dinkes dengan PKK harus selalu ditingkatkan.

“Stunting merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi di Gowa bahkan di Indonesia. Integrasi antara Pemkab Gowa dan PKK ini sangat cocok dalam mengatasi stunting, apalagi tahun kemarin Gowa mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten tercepat dalam penurunan angka stunting sehingga diharapkan hal ini bisa dintegrasikan dengan baik,” tambah orang nomor satu di Gowa itu.

Sementara di bidang UMKM, Adnan mengaku di masa oandemi Covid-19 ini membuat masyaraatnya banyak kehilangan pekerjaan. Sehingga melalui program prioritas UMKM ini akan mampu menciptakan usaha-usaha baru yang akan menyerap tenaga kerja. Tugas PKK dalam hal ini yakni bisa ikuti langsung melakukan pendampingan terhadap UMKM tersebut agar bisa berkembang.

“Koperasi dan PKK juga harus bisa bersinergi dalam memajukan UMKM kita dengan ikut melakukan pendampingan dalam memunculkan usaha baru untuk dibina agar lebih baik. Nantinya tugas pemda yang akan memberikan modal, jika berhasil maka pastinya akan menerap tenaga-tenaga kerja di Gowa,” jelasnya.

Ia berharap, kerjasama dan integrasi program bisa ditingkatkan, khususnya 20 SKPD yang masuk sebagai pembina PKK agar ketika menyususn program selalu melibatkan PKK Gowa.

“Saya minta 20 SKPD yang masuk sebagai pembina PKK tdak boleh ada program yang tidak melibatkan PKK. Nantinya PKK bisa memberikan saran dan masukan sesuai dengan perencanaan program PKK,” harap Adnan.

Sementara Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita Adnan mengungkapkan akan selalu bersinergi dengan SKPD terkait dalam menangani isu-isu yang menjadi sorotan global seperti penurunan angka stunting, peningkatan ekonomi dan penanganan Covid-19.

“PKK harus menjadi inspirator dan motivator untuk bersama-sama menghadapi permasalahan di Gowa agar bisa diselesaikan seperti penanganan Covid-19, penurunan angka stunting dalam membantu pemerintah,” ungkapnya.

Setelah dilantik, Priska bersama pengurus akan menyusun program-program selama 5 tahun kedepan. Penanganan Posyandu menjadi satu prioritasnya karena sangat berkaitan dengan penanganan stunting di Gowa.

“Kedepannya kita akan menangani SDM khususnya bagi para kader posyandu, pasalnya kader ini sebagai lini terdepan yang mengetahui adanya gizi buruk maupun stunting di lapangan. Kader ini yang menganalisis lebih awal apabila ada anak yang pertambahan BB kurang dari traget yang telah ditentukan,” tutup Priska.

Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, Pj Sekda Gowa, Kamsina, para Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa, Ketua IKA DPRD Gowa, Hj Hafsah Rafiuddin, Ketua Persit KCK Cabang XXVI Korem 141/TP Kodim 1409/Gowa, Sughieswhana Suaib, Ketua Bhayangkari Cabang Gowa, Yanti Budi Susanto. (*)

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Muhtar Suma