Buruh Bangunan dari Makassar Tewas Tenggelam di Sungai Ronggo 

Sabtu, 29 Mei 2021 09:21

GOWA,REWAKO.ID – Salah seorang buruh dari Makassar, Sumarno Bin Jasmani (17) tewas tenggelam di Sungai Ronggo,Dusun Lemoa, Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Gowa, pada Jumat (28/5/2021).

Informasi di lokasi menyebutkan, korban tenggelam saat berenang di Sungai usai bekerja rumah milik warga di Dusun Lemoa. Setelah dilakukan pencarian korban ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri.

Korban diketahui sudah meninggal setelah diperiksa oleh petugas di Puskemas Bontolempangan.

“Korban Sumarno Bin Jasmani (17) saat tiba di Puskesmas tidak sadarkan diri dan setelah dilakukan pemeriksaan medis diketahui korban telah meninggal dunia,” kata slah seorang petugas Puskesmas Bontolempangan I, Ramadhani, A.Md.Kep.

Diketahui, korban merupakan seorang buruh bangunan dan berdomisili di Jl.Bonto duri VI Stapak 8 Lr.I, Kelurahan Parang Tambung, Kota Makassar.

Salah satu rekan korban, Harianto, (24) menjelaskan, kronologis kejadian berawal pada hari Jumat 28 Mei 2021, mereka bertiga sementara mengerjakan salah satu rumah warga di dusun Lemoa.

Setelah bekerja lalu korban dan Lel.Harianto (24) serta Muhammad Ilham Saputra (18) pada Jumat sore (28/5) sekitar pukul 17.15 Wita menuju dan mandi serta berenang di sungai Roggo.

“Korban saat itu melompat dari atas jembatan lalu terjun ke sungai dan saat menyentuh air korban berteriak dan meminta tolong dengan cara menganhkat dan mengepakkan tangannya,'” ungkap Harianto.

“Melihat kejadian itu saya berusaha menolong dengan berenang ke arah korban namun korban sudah tidak terlihat selanjutnya saya memanggil warga untuk meminta bantuan,”kata dia.

 

Kapolsek Bungaya AKP. Misbahudin mengatakan, beberapa saat kemudian dilakukan pencarian lalu pada Pukul 17.45 Wita korban ditemukan oleh warga dalam keadaan tidak sadarkan diri selanjutnya dibawa ke Puskesmas Bontolempangan I.

Dia mengatakan, informasi dari pihak Puskesmas Bontolempangan I, ditubuh korban tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan.

Korban diberangkatkan sekitar pukul 20.30 wita ke rumah duka di Jl.Bonto duri VI Stap 8 Lr.I Kelurahan Parang Tambung Kota Makassar menggunakan mobil Ambulance milik Puskesmas Bontolempangan I.

“Terkait kasus ini kami akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap apa penyebab kematian korban namun dugaan sementara korban ini meninggal akibat tenggelam di sungai,”pungkasnya.

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Ahmad