Dialog Interaktif Lewat ‘Ngobrol Pintar’ Radio Rewako FM dengan Kejari Gowa

Kamis, 17 Juni 2021 14:09

GOWA,REWAKO.ID  – Radio Rewako 100.4 FM menggelar dialog interaktif lewat Ngobrol Pintar (Ngopi) bareng Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa, di Coffee 36, Jl Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Kamis (17/6/2021).

Dalam dialog interaktif yang dipandu oleh Direktur Operasional (Dir Ops) Parawansah dan Kepala Bidang Divisi (Kadiv) Marketing Radio Rewako Asri Rewongna menghadirkan narasumber, Kajari Gowa, Yeni Andriani SH.,MH,
Kasubagbin, Diana Amir SH,Kasi Intel.

Kemudian, Andi Faiz Alfa Wiputra,SH, MH, Kasi Pidum, Muchammad Afrisal,SH.,MH, Kasi Pidsus, Erfah Basmar, S.Kom.,SH, Kasi Datun, Syamsinar, SH.,MH, Kasi Barang Bukti & Barang Rampasan,Syahrul Anwar, SH, MH.

Dialog intraktif ini ada tiga hal yang menjadi fokus membahasan narkoba, pencurian, serta perkelahian remaja di daerah ini. Hadir dalam dialog ini yakni, anggota DPR RI, Amir Uskara, sejumlah aktivis, polisi, TNI, notaris,maupun sejumlah kalangan lainnya.

“Tiga kasus hukum yang menjadi fokus penanganan kita yakni, narkoba, pencurian, dan perkelahian kelompok,” kata Yeni Andriani, yang mendapat apresiasi pengunjung Coffe 36.

Mantan Kajari Kendal, Jawa tengah (Jateng) mengatakan, dirinya yang menjabat sebagai Kejari Gowa dalam setahun terakhir ini, berbagai kasus ditangani mulai menurun. Namun, kata dia, kasus yang menurun signifikan adalah, kasus pencurian dan perkelahian anak muda.

“Tiga kasus yg menempati urutan tertinggi yaitu narkoba, pelecehan seksual dan perkelahian,”ujarnya.

Sementara, Kasi Pidum, Muchammad Afrisal,SH.,MH mengatakan, Kejari gowa menempati posisi tertinggi di Sulsel terkait penanganan kasus korupsi yakni pada semester pertama 2021, ada 4 kasus korupsi.

Dalam dialog interaktif berdurasi hampir dua jam ini cukup antusias karena juta dihadiri sejumlah wartawan , LSM, masyarakat umum karena turut memberikan masukkan terkait masalah hukum. Mereka juga mengapresiasi kegiatan Kejari Gowa yang memberikan sosialisasi hukum kepada masyarakat di daerah ini. (*)

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Muhtar Suma