Dituding Telantarkan Santri, Ini Penjelasan Kuasa Hukum Yayasan AF

Kamis, 04 Maret 2021 06:19

MAKASSAR,REWAKO.ID – Pihak Yayasan AF yang jadi pemenang lelang pesantren Al Ikram, menegaskan jika pihaknya memfasilitasi semua para satri yang ada berada dipesantren tersebut.

Para santri saat akan dikosongkan gedung tersebut, diberikan fasilitas kendaran untuk dipulangkan. Bahkan para guru dan pengajar disewakan kontrakan untuk sementara waktu.

“Jadi tidak penelantaran santri dan pengajar,malah kita fasilitasi semua kebutuhan mereka saat akan dikosongkan bangunan tersebut,”ungkap Kuasa Hukum sekaligus Pengacara Yayasan AF, Ilham Rasyid Kamis (4/3/2021).

Menurut Ilham, sebenarnya santri yang ada saat pesantren akan dikosongkan berasal dari satri daerah lain yang sengaja dimobilisasi ke gedung tersebut, agar gedung pesantren tidak diambil alih.

Dia yang menduga ada usaha-usaha yang dilakukan oleh pengelola Al Ikram untuk menguasai aset-aset yang sudah terjual tersebut.

Menurutnya kliennya selaku pemenang lelang terkait penguasaan asset pesantren di Desa Taeng Kecamatan Palangga Kabupaten Gowa yang dijual senilai Rp 4 Miliar adalah hal yang wajar jika kemudian mengosongkan gedung tersebut karena akan dilakukan renovasi.

Selain itu, asset pesantren itu kata Ilham, bukan milik Pesantren Al Ikram akan tetapi asset sitaan yang dilelang sehingga jika ada yang keberatan bisa menggugat pihak yang melukan lelangg.

“Kami ini pembeli dari negara. Jadi kalau ada pihak tidak puas silahkan gugat ke negara,” ujarnya.

Dia malah mempertanyakan keabsahan dari pihak likuidator,karena tidak memiliki surat-surat asli atas aset yang diklaim sebagai miliknya.

Dia berharap agar kedepannya tidak ada masalah lagi,karena bangunan itu akan dibangun sekolah agama modern. Bahkan pihaknya berjanji akan tetap mengakomodir para hafis dan satri yang berprestasi.

Begitupun para pengajar nantinya akan tetap memprioritaskan para pengajar sebelumnya selama memenuhi persyaratan.

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Ahmad