GPK Se- Sulsel Usulkan Pengaturan Sholat Tarwih Sesuai Zonasi

Selasa, 07 April 2020 12:52

GOWA, REWAKO.ID– Keputusan Menteri Agama bersifat surat edaran bernomor 6 tahun 2020 tentang pelaksanaan sholat tarwih ditengah wabah pandemi Virus Covid-19 yang kini diterima seluruh instansi menuai bantahan dari Gerakan Pemuda Ka’bah Sulawesi Selatan.

Melalui Ketuanya Faizal Salahuddin Marowa kepada Rewako.Co.id, pihaknya berharap Pemerintah untuk mempertimbangkan keputusan yang telah dibuat,” mayoritas wilayah di Indonesia masih relatif aman sehingga kami berharap keputusan tersebut dilakukan dengan model Zonasi”.urai Faizal Salahuddin Marowa.


GPK memastikan mendukung langkah pemerintah untuk mengajak seluruh ummat Islam untuk sholat di rumah saja, itu apabila zona merah namun untuk zona hijau sebaiknya tidak diberlakukan”. tambahnya.
Baginya keputusan akan aturan ini sebaiknya diserahkan kepada seluruh ketua Tim Gugus Covid di daerahnya,” mereka lebih faham akan kondisi di lapangan”.tambah Marowa.

Pihaknya berharap seluruh elemen Bangsa memberikan reward kepada daerah yang masih berlabel hijau atau zona aman,” berikan penghargaan atas kerja mereka yang telah bahu membahu melakukan pengawasan ketat di daerahnya sehingga masih dalam kondisi steril, maka salah satu bentuk penghargaan itu adalah bagi daerah yang masih hijau diberi ruang untuk beribadah, jangan sampai larangan ini makin membuat psikologi warna terus menurun”.tambahnya. Sehingga pihak GPK Sulsel berharap Pemerintah berlaku adil dalam masalah ini,” kami dukung sepenuhnya Surat edaran ini di area merah namun di area hijau kami berharap tidak berlaku”.tegasnya.


Dua Ketua GPK Kabupaten masing masing Syamsul Tanro Ketua GPK Jeneponto dan Arsyad Rahman Ketua GPK Barru berharap keputusan Kementerian Agama bersama MUI dan Ormas Islam lainnya ditinjau ulang,” daerah kami Alhamdulillah masih zona hijau sehingga tidak etis apabila pemberlakuan ini disamaratakan, GPK SE Sulsel berharap Surat Edaran tersebut diberlakukan dengan model Zonasi. Ini perlu dipertimbangkan sisa waktu masih panjang sebelum masuk bulan suci Ramadhan”.tegas keduanya malam tadi (7/4) .

Editor : yos rizal