Gubernur Sulsel Ditangkap, Ini Rencana Wakilnya Dalam Waktu Dekat

Senin, 01 Maret 2021 05:45

MAKASSAR,REWAKO.ID – Pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, roda pemerintahan akan di jalankan oleh Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman sebagai pelaksana tugas.

Hal ini berdasarkan penyampaian Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik. Dia mengatakan, menunjuk Sudirman sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur. “Kalau ditahan, tentunya kita merujuk pada ketentuan pasal 65 UU 23 tahun 2014.

Artinya, Kalau ditahan kan beliau tidak bisa melaksanakan tugas-tugasnya, sehingga hari ini kita langsung menugaskan wakil gubernur sebagai pelaksana tugasnya,” jelas Akmal, Minggu siang.

Menurut Akmal, Sudirman akan memegang kendali Pemprov Sulsel sampai ada putusan resmi dari pengadilan ihwal kasus yang membelit NA.

“Kalau dia terdakwa dia diberhentikan sementara dulu, kan kita hormati proses hukum. Kalau sudah inkrah baru diberhentikan,” tuturnya.

menanggapi hal ini, wagub sulsel Andi Sudirman Sulaiman menggelar presskon untuk memberikan penjelasan pada media. Dalam keterangan pers ada beberapa rencana Wagub dalam waktu dekat ini.

Diantaranya,Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, berencana menjenguk Gubernur Sulsel, Nudin Abdullah di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rencananya, Sudirman akan mengunjungi Nurdin dalam waktu dekat.

“Pasti kami akan mengunjungi beliau dalam waktu dekat. Ingin memberikan semangat. Tentu beliau membutuhkan semangat dari kita-kita,” terang Sudirman, dalam press konfrens, di Rumah Jabatan Wagub Sulsel, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Makassar, Minggu (28/2/2021).

Sudirman tak hanya menjenguk untuk menyemangati Nurdin. Ia juga akan berkonsultasi soal jalannya roda pemerintahan Pemprov Sulsel.

Diketahui, Sudirman akan mengambil alih sementara tugas-tugas Nurdin, selama menjalani proses hukum. Sendiri selama 20 hari kedepan akan mendekam di Rutan KPK Pomdam Jaya, terhitung sejak resmi dijadikan tersangka kemarin.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mendoakan bapak (Nurdin Abdullah). Saya juga sudah komunikasi dengan pihak keluarga dan memberi semangat untuk mereka. Tapi cuma lewat telepon,” lanjut Sudirman.

Nurdin Abdullah sendiri menjadi OTT oleh KPK bersama sekretaris dinas PU sulsel Edy Rahmadi dan Agung Sucipto seorang kontraktor. Nurdin abdul diduga menerima suap dan gratifikasi berbagai proyek di Sulsel.(*)

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Ahmad