Ini Syarat dan Kualifikasi Penerimaan PPPK Tenaga Pengajar 

Rabu, 09 Juni 2021 20:50

GOWA,REWAKO.ID – Pemerintah telah membuka pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga pengajar 2021. Berikut syarat kualifikasi penerimaannya.

Kepala Sub Bidang Pengadaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Anto kepada Rewako FM menjelaskan, terkait syarat dan kualifikasi pendidikan hingga masa kerja pegawai PPPK.

Penerimaan PPPK ini minimal lulusan  D4 atau S1 yang telah terdaftar lada Dapodik. Pendaftarannya dilaksanakan sebanyak 3 tahapan.

“Jadi untuk pendidikannya itu minimal D4/S1 yg terdaftar pada dapodik itu sudah jelas, kemudian untuk pelaksanaanya d laksanakan sebanyak 3x pendaftaran, tahap pertama hingga tiga,” kata Anto, Rabu (9/6/2021)

Untuk tahapan pertama seleksi dapat diikuti dan menjadi prioritas oleh para Eks tenaga K2 yang beberapa waktu lalu sudah dilaksanakan, meskipun tesnya belum dilaksanakan melalui CAT yang berlangsung pada tahun 2014/2015 lalu.

Lanjut Anto, berikutnya adalah tenaga honorer yang masih aktif mengajar pada pemerintahan Kabupaten Gowa pada sekolah-sekolah negeri.

“Jadi pada tahap pertama d berikan kekhususan untuk kedua ini, silahkan berkompetisi akan kita lihat sejauh mana apakah untuk kuota formasi yang diberikan akan terpenuhi atau tidak, kemudian setelah dilakukan seleksi dan alokasinya belum mencukupi maka masuk pada tahapan kedua,” terang Anto.

Lebih jauh Anto menjelaskan, yang mengikuti seleksi tahap kedua adalah mereka yang tidak lulus pada tes pertama, yang kemudian diikutkan kembali pada sekolah-sekolah swasta yang ada di Kabupaten Gowa yang tentunya terdaftar pada dapodik.

Berikutnya adalah lulusan pendidikan profesi guru yang menjadi syarat mutlak adalah harus memiliki sertifikat pendidik. Karena pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) dikhususkan agar guru harus memiliki sertifikat pendidik, tetapi khusus pada instansi yang ada di Kabupaten Gowa.

Sementara itu, untuk tahap ketiga pendaftaran bisa di luar kabupaten, mereka adalah tenaga honorer K2 yang tahapan kedua, masih aktif, swasta, kemudian lulusan PPG, yang setelah mendaftar dapat mengikuti pada kabupaten lain sesuai dengan kualifikasi pendidikan pada formasi jabatan. Jadi istilahnya bisa lintas instansi sepanjang alokasinya belum mencukupi.

Laporan: Afrilian Cahaya Putri

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Afrilian Cahaya Putri