Insiden Satpol-PP Saat PPKM, Bupati Adnan Serahkan Kasusnya ke Polisi

Jumat, 16 Juli 2021 06:44

GOWA,REWAKO.ID – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyerahkan kasus oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang terlibat insiden di salah satu warung kopi (Warkop) saat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Rabu (14/7) malam, .

Bupati Adnan mengaku, menyesalkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP saat melakukan penertiban dalam rangka

“Saya menyesalkan dan tidak akan mentolerir kejadian tersebut dan menyerahkan kasus itu untuk ditindak lanjuti pihak kepolisian,” ujar Adnan dalam keterangan resminya, Kamis (15/7).

Menurut Adnan, tindakan ini tidak bisa di tolerir. Apalagi, kata dia, sejak dimulainya penertiban penerapan PPKM dirinya selalu meminta kepada seluruh petugas agar mengedepankan sikap humanis tapi tetap tegas.

“Apapun yang berkaitan dengan kekerasan, tidak dapat dibenarkan. Segala tindakan yang tidak sesuai SOP penertiban tak akan saya tolerir. Di masa sulit seperti ini, semua mesti menahan diri dan bekerjasama,” tegas Adnan.

Selain itu, orang nomor satu di Gowa ini mengaku sudah meminta Inspektorat untuk menindaklanjuti kekerasan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP Kabupaten Gowa ini.

“Saya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan apalagi itu dilakukan oleh perangkat pemerintahan. Sejak video ini beredar semalam, saya sudah instruksikan inspektorat untuk menindak lanjuti,” tambahnya.

Editor : Bahar Hardin