Isu Penggusuran Makam Putri Sultan Hasanuddin di Mempawa, Begini Respons Putra Raja Gowa ke-XXXVIII 

Rabu, 26 Mei 2021 14:16

GOWA,REWAKO.ID – Viralnya informasi mengenai penggusuran makam putri Sultan Hasanuddin , I Fatimah Daengta Kongtu Karaengta Campagayya, di Menpawa, Kalimantan Barat membuat pihak keluarga kerajaan yang berada di kab gowa menjadi prihatin.

Raja Gowa ke XXXVIII, Andi Kumala Idjo Karaeng Lembang Parang, mengaku sudah mendapatkan informasi awal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah terkait dengan isu penggusuran tersebut.

Menurutnya, dari informasi yang diberikan oleh Bupati Mempawah, makam tersebut termasuk situs yang dilindungi sebagai cagar budaya.

Pihak pemkab Mempawah sendiri akan memasang papan bicara di lokasi makam, sehingga tidak akan diklaim oleh orang lain.

“Informasi terbaru dari ibu bupati Mempawah,jika akan dipasang papan bicara jika situs tersebut merupakan cagar budaya yang dilindungi oleh negara,” ujarnya Rabu (26/5/2021).

Andi Kumala berharap, dengan adanya papan bicara yang dipasang oleh pemkab setempat,tidak akan ada lagi oknum yang akan menggusur lokasi makam putri hasanuddin tersebut.

Namun jika nantiny makam tersebut akan tetap digusur, maka pihak kerajaan akan memindahkan ke kabupaten gowa.

Jika hal tersebut terjadi maka,pihak kerajaan bersama pemkab gowa akan melakukan koordinasi untuk usaha pemindahan makam.

Namun dia berharap agar makam tersebut tidak di gusur,mengingat makam sudah menjadi cagar budaya, dan i fatimah sendiri merupakan pejuang kemerdekaan melawan penjajah belanda.(*)

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Ahmad