Malam Ulang Janji, Bupati Adnan: Mari Jadikan Ini Momen Kebangkitan Gerakan Pramuka Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2020 09:32

GOWA,REWAKO.ID – Ketua Kwatir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gowa, Adnan Purichta Ichsan jadi pembina upacara renungan dan ulang janji di Hari Pramuka Ke-59 2020, di Halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Gowa, Kamis (13/8) malam.

Adnan yang Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka  Gowa ini berharap, malam ulang Janji dijadikan sebagai momentum untuk terus membangkitkan kepanduan Pramuka di Kabupaten Gowa dan Indonesia secara keseluruhan.

“Mari kita terus bertekad untuk membesarkan Pramuka dari Gowa, Sulawesi Selatan yang lebih baik dan Indonesia yang lebih gemilang lagi di masa yang akan datang,”kata Adnan yang juga Bupati Gowa.

Selain itu, orang nomor satu di Gowa ini mengatakan, anggota Pramuka Gowa untuk ikut memajukan bangsa dan negara Indonesia. Karena menurutnya Pramuka adalah salah satu wadah untuk mencetak pemimpin di masa yang akan datang.

“Sehingga melalui Pramuka inilah pembentukan karakter yang sesungguhnya yang dibutuhkan oleh daerah kita, yang dibutuhkan oleh negeri ini sehingga mampu membawa daerah dan bangsa ini yang lebih baik di masa yang akan datang,” kata Adnan usai memimpin pengucapan ulang janji Gerakan Pramuka.

Bupati Adnan menambahkan, untuk dapat membawa daerah ini ke yang lebih baik sesuai dengan dicita-citakan bersama, maka dibutuhkan kecerdasan intelektual dan karakter yang kuat.

“Kecerdasan intelektual dipadukan dengan karakter yang kuat dengan adat dan budaya yang kuat maka yakin dan percaya dia akan mampu membawa daerah ini ke arah yang lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gowa, Syahrir Rajab mengatakan Upacara Renungan Ulang Janji ini merupakan kegiatan rutin dilakukan setiap tahun untuk mempersiapkan hari Gerakan Pramuka.

Malam Ulang Janji ini ditandai dengan pembacaan Tri Satya yang pimpinan oleh Bupati Gowa selaku Ketua Kwarcab dan Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Gowa yang kemudian diikuti oleh peserta upacara dan pembakaran 10 obor yang disertai dengan pengucapan Dasa Darma Pramuka.

“Ini adalah bentuk renungan mengenang perjuangan kita di gerakan Pramuka sekaligus memperbaharui kembali ingatan kita dan tekad kita dalam mengamalkan trisatya yang merupakan janji sebagai seorang Pramuka dan dasadarma yang merupakan kebulatan moralitas Pramuka dalam menjalankan amanah sebagai pembina generasi muda,” jelasnya.(*)

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Bahar Brewok