Pengangkatan Sekda Gowa Muchlis di Pusat

Mentan RI Mendapat Apresiasi, Adi Suryadi Culla–Hasrullah: Muchlis Layak dan Sudah Matang di Pemerintahan

Jumat, 07 Agustus 2020 19:14

GOWA, REWAKO.ID—- Pengamat pemerintahan yang juga akademisi di Universitas Hasanuddin Makassar, Adi Suryadi Culla menyebut pengangkatan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis menjadi Kepala Biro Keuangan Kementerian Pertanian dinilai layak jika melihat jenjang karir dan kompetensi yang dimilikinya.

Menurut Suryadi, langkah Kementerian membuka jalan bagi siapapun yang berpotensi di daerah untuk berkarir di pusat sangat baik dengan melihat kompetensi dan kelayakan dari segi persyaratan.

“Di era sekarang tata kelola birokrasi telah memberi ruang dengan sistem demokratis. Dengan kewenangan yang diberikan maka banyak potensi yang muncul dari daerah yang bisa menjadi bagian dari keberlanjutan pemerintahan dan memberikan kesempatan kepada orang daerah untuk meningkatkan karirnya salah satunya pak Muchlis ini,” ungkapnya.

Suryadi membeberkan, Muchlis memiliki pengalaman birokrasi yang cukup panjang dengan umur yang masih relatif muda. Bahkan dari segi kepangkatan dan kompetensi, jabatan baru yang diembannya ini sudah memenuhi syarat dan sesuai pada tempatnya.

“Orang seperti pak sekda ini cerdas, saya sudah mengenal lama dan mengikuti kiprahnya sebagai salah satu tim seleksi lelang jabatan dulu, jadi pengalamannya sudah panjang. Jika proses rekrutmen acuannya adalah merit sistem yang berpijak pada kemampuan, prestasi dan kompetensi maka pak sekda sudah melalui itu tanpa ada hubungan subjektif didalamnya. Kesempatan dan berkarir di pemerintahan pusat itu contoh yang baik yang bisa diteruskan,” beber Suryadi.

Kendati demikian, dirinya mengaku saat ini tantangan yang dilalui Muchlis akan semakin berat karena bukan lagi level lokal tetapi pusat, apalagi dibidang keuangan, sehingga meminta untuk bisa membawa diri di lingkungan yang baru dengan membepertahankan sifat ramah, santun, berkomunikasi secara terbuka, menghargai orang, dan tidak angkuh dengan jabatan yang dimiliki.

“Kedepan tantangan lebih berat dan harus ada kesiapan secara mental dan pengetahuan agar karirnya berlanjut. Jadi ini bukan rejeki nomplok tetapi masih banyak tantangan dengan lingkaran dan lingkungan baru,” pungkasnya.

Hal yang sama diungkapkan Pakar Komunikasi Universitas Hasanuddin, Hasrullah yang mengatakan sosok Muchlis jika ditarik ke Jakarta menjadi Kepala Biro Keuangan sangat pantas apalagi jika menyangkut administrasi dan keuangan merupakan tugas utama yang dilakukan oleh sekda di pemerintahan.

“Bukan lagi layak tapi jika dilihat dari jenjang karir beliau itu sudah sangat matang. Jauh sebelum menjadi Sekda dia memulai dari bawah, sehingga saya rasa ini sudah sangat pantas, ” katanya.

Dikatakan Hasrullah, langkah SYL menunjuk pak Muchlis sebagai Kabiro Keuangan pasti sudah melalui proses dan pertimbangan yang panjang. Karena dalam mengelola keuangan pasti membutuhkan kepercayaan yang besar sehingga sosok pak sekda yang memiliki pengalaman dibidang keuangan dan administrasi sudah sangat mumpuni untuk jabatan ini.

” Keputusan ini salah satu yang tepat diambil oleh pak mentan. Beliau butuh orang kepercayaan untuk membackup masalah keuangan. Pak sekda ini punya pengalaman itu apalagi dari segi akademik sudah sangat mumpuni,” tambanhya.

Olehnya dirinya berharap tantangan kedepan bisa dilalui dan dengan pengalaman di daerah bisa diterapkan dalam jabatan tersebut.

” Tanggung jawab dan tantangan kedepan pasti besar, namun melihat sosok pak sekda dia sudah teruji karena orang yang matang dari bawah ketika menghadapi masalah itu sudah ada dasar dan pasti akan bisa dilalui, sehingga saya melihat ini kualitas utama yang perlu dalam berjenjang,” pungkasnya.

Sekadar diketahui Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis beberapa waktu lalu mengikuti lelang jabatan yang dilakukan Kementerian Pertanian, dan berhasil menduduki jabatan Kepala Biro Keuangan Kementan yang ditandai dengan pelantikan di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat  Kementerian Pertanian, Jl Harsono RM No 3 Ragunan Jakarta Selatan, Kamis (6/8) kemarin.

Editor : Emba