Pemkab Gowa Genjot Sektor Ekonomi Lewat PAD di Tengah Pandemi 

Senin, 29 Maret 2021 19:59

GOWA,REWAKO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut dilakukan untuk memulihkan kembali perekonomian daerah ini.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, peningkatan PAD sangat dibutuhkan khusus di masa pandemi Covid-19 ini. Apalagi kondisi saat ini dana transfer dari pusat maupun dana bagi hasil dari pemerintah provinsi juga mengalami penurunan di masa pandemi ini.

“Sekarang kita tidak bisa mengharapkan dana transfer dan dana bagi hasil yang terus mengalami penurunan di masa pandemi Covid-19. Jadi kita harus memikirkan upaya-upaya lainnya,” katanya di sela-sela menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 ke BPK RI perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan di Kantor BPK Perwakilan Sulsel, Senin (29/3).

Ia pun berharap, hal yang perlu dilakukan saat ini adalah dengan mendorong kemandirian daerah melalui peningkatan PAD. Sehingga pemerintah daerah tidak lagi bergantung pada dana transfer dan dana bagi hasil.

“Kami berharap BPK bisa melakukan pemeriksaan dengan tujuan tertentu, agar kita bisa memaksimalkan PAD, sehingga kalaupun dana transfer dan dana bagi hasil menurun kita bisa tutupi,” harap Adnan.

Olehnya, dalam hal ini Bupati Adnan pun mengajak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan untuk melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT).

“Saya berharap BPK bisa melakukan pemeriksaan dengan tujuan tertentu yang difokuskan pada PAD agar kita mampu mengidentifikasi potensi-potensi PAD agar kita optimalkan,” kata Adnan.

Terpisah, Kepala Badan Pendapatan Daerah Gowa, Ismail Madjid menyebutkan upaya peningkatan PAD yang difokuskan adalah pada sektor pajak. Saat ini pihaknya mencatat penerima pajak di Gowa di 2020 sudah mencapai 100 persen.

Kedepan pihaknya akan terus melakukan inovasi dalam upaya meningkatkan PAD yaitu dengan melakukan pemutakhiran data terkait dengan pajak yang dikelola Gowa. Kemudian indentifikasi potensi pajak dan melakukan pengawasan.

“Kita akan maksimalkam pemutakhiran data terkait dengan pajak yang kita kelola di Gowa, melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, karena pada prinsipnya kita tidak lagi terlalu berharap dana kucuran dari pusat tetapi bagaimana meningkatkan dana fiskal kita di daerah lebih khusus di sektor pajak ini,” ujarnya.

Adnan menambahkan, orientasi dalam mengoptimalkan PAD dari sektor pajak dengan melakukan analisis potensi, kemudian pemutahiran data objek dan subjek pajak, dan kemudian melakukan pengawasan secara internal dan eksternal.

“Ini hal yang akan kami lakukan di 2021 kedepan,” sebutnya. (*)

Editor : Bahar Hardin