Puluhan Mahasiswa dari Gerak Misi Demo di Batas Gowa-Makassar, Ini Tuntutannya 

Rabu, 03 Maret 2021 17:59

GOWA,REWAKO.ID – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Indonesia (Gerak Misi) berunjukrasa di perbatasan Gowa-Makassar, Rabu (3/3/2021).

Dalam aksinya, mereka menolak pemimpin yang korup di Sulawesi Selatan, pasca ditetapkannya Gubernur Sulawesi Selatan Non Aktif Nurdin Abdullah pada Sabtu (27/2/2021) lalu.

“Kami menolak kehadiran pemimpin yang korup di Sulsel dan juga KPK harus menyelidiki lebih lanjut dan mendalam terkait kasus yang menjerat Gubernur Sulsel Non Aktif, Nurdin Abdullah (NA),” ujar Jenderal Lapangan, Nurhidayat.

Lanjut Nurhidayat, pihaknya
Sulsel adalah tanah yang bersih dari korupsi, sesuai dengan penghargaan yang kemudian didapatkan oleh Gubernur Sulsel sebelum perkara menjeratnya.

“Selain Gubernur Sulsel apakah ada menurutnya yang patut diperiksa? Karena NA, orang kemudian seringkali melakukan monopoli dan juga nepotisme,”katanya.

“Kemarin juga kita mengawal persoalan salah satu kasus di Provinsi itu ternyata kontraktor dari pihak gubernur yang diloloskan sedangkan orang yang kemudian kami kawal itu ternyata orang yang sudah melengkapi berkas dan perjanjian khusus dengan NA,”lanjut Yayat, sapaan akrabnya.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung jelang sore hari ini sempat menimbulkan adu mulut dengan pihak kepolisian.
Dan hingga saat ini pun kondisi di Perbatasan Gowa-Makassar masih di kawal ketat pihak kepolisian.

Terkait dengan unjuk rasa ini, diketahui, Gubernur Non Aktif Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus korupsi bersama dua tersangka lainnya.(*)

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Afrilian Cahaya Putri