Sanksi Tegas Menanti Bagi Pelanggar Wajib Masker dan Protokol Kesehatan di Gowa

Sabtu, 18 Juli 2020 06:51

GOWA,REWAKO.ID – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo telah menyiapkan sanksi tegas bagi warga yang tidak memakai masker dan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan dihadapan para pelaku usaha dan masyarakat saat sosialisasi wajib masker dan protokol di Kawasan Hutan Pinus Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa, pada Kamis (16/7/2020).

“Bagi yang melanggar akan diberikan sanksi, tidak hanya diberlakukan bagi pelaku usaha saja. Namun juga untuk masyarakat umum,”kata Adnan, saat sosialisasi yang didampingi oleh Kapolres dan Dandim 1409 Gowa, serta sejumlah pimpinan OPD Pemkab Gowa.

Bupati termuda di Indonesia ini mengatakan, saat ini Ranperda Wajib Masker dan Protokol Kesehatan yang diajukan ke dewan, jika ini sudah disahkan menjadi Perda, maka ada dua sanksi menanti warga yang tak taat, baik berupa sanksi denda maupun sanksi sosial.

Kata Adnan, sanksi denda dengan nilai bervariasi yakni Rp150 ribu sampai Rp250 ribu, sedangkan sanksi sosial melakukan aksi kebersihan seperti membersihkan sampah di taman, membersihkan selokan, membersihkan lapangan atau membantu kerja gugus Covid-19 selama tiga hari.

“Bagi yang tidak sanggup membayar denda bisa digantikan dengan sanksi sosial,”katanya.

Mantan anggota DPRD Sulsel ini mengungkapkan, aturan ini akan diberlakukan akhir Agustus mendatang.

Karena itu dia berharap melalui sosialisasi yang dilaksanakan hari ini dapat lebih dipahami oleh masyarakat.

“Kami harapkan warga disiplin duluan. Sehingga kalau Perda diterapkan tapi masyarakat tidak mau terapkan jangan salahkan kalau pemerintah tegas,”pungkasnya.

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Bahar Brewok