Sejak Surat Edaran Gubernur Keluar, Pemakaman Covid-19 di Macanda Dipenuhi Peziarah

Minggu, 21 Maret 2021 17:27

GOWA,REWAKO.ID – Sejak keluar surat edaran Gubernur Sulsel terkait ziarah ke TPK Macanda diperbolehkan, Pekuburan Covid-19 ini mulai dipenuhi para peziarah.

Salah satu peziarah di pekuburan Covid-19 Macanda, Suaib Alam mengatakan, dirinya memboyong Istri, orang tua hingga anaknya untuk berziarah ke makam mertuanya yang menjadi korban Covid-19.

“Di dalam ada mertua saya. Sudah 3-4 kali kesini. Dan kita tidak pernah dikasih masuk,” kata warga Tamamaung, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar ini.

Terkait isu adanya pungutan liar di Pemakaman Covid-19, Suaib mengaku, tidak pernah mengalami hal tersebut. Dia mengatakan, hanya biasa menitipkan bunga kepada petugas Covid-19 untuk di tabur di kuburan mertuanya.

“Berapa kali ma ke sini semenjak meninggal mertua kami, saya tidak pernah dibilang kaya mau membayar bagaimana, tetap minta izin saja. Tidak pernah di kasih masuk izin. Cuma kita titip bunga sama penjaga nanti dia yang kasih bunga dan di fotokan. Kalau soal bayar membayar Alhamdulillah tidak ada. Selama kita kesini juga tidak pernah dikasih izin masuk juga,” ujar Suaib.

Selain itu, terkait surat edaran gubernur yang memperbolehkan ziarah ke makam Covid, Suaib mengaku  sangat bersyukur. Dan harap, untuk bertemu dengan mertua pun dapat terlaksana.

“Kita ke sini karena ada didengar bisa masuk dari surat edaran juga kita liat bisami. Itu pun dibatasi 5 orang baru bisa masuk jadi itu kita kesini. Tapi di sini bilang tadi baru mau dirapatkan,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Mertua dari Suaib meninggal pada Mei 2020 lalu, dengan diagnosa terkonfirmasi positif Covid-19.(*)

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Afrilian Cahaya Putri