Tangan Kanan Tukang Gali Sumur di Gowa Putus Ditebas Parang, Begini Kronologinya 

Senin, 09 November 2020 19:40

GOWA,REWAKO.ID – Seorang tukang gali sumur di Gowa berinisial DN (45) putus tangan kanannya setelah ditebas parang, di Dusun Bontobila, Desa Julubori, Kecamatan Pallangga, Gowa, Minggu malam (08/11/ 2020).

Peristiwa yang menggegerkan warga itu terjadi, saat salah seorang warga bernama Arifin membuat pagar rumah, tiba-tiba  korban DN datang lalu menegur Arifin dengan berteriak-teriak.

Bukan hanya itu, DN juga melempari rumah Arifin hingga terjadi adu mulut. Tidak berhenti sampai disitu, DN mencabut pisau dapur kemudian mengejar Arifin.

“DN kemudian emosi dan langsung mencabut pisau dapur yang ia bawa lalu mengejar Arifin,”kata Kapolsek Pallangga, Iptu Nasruddin, Senin (9/11/2020).

Iptu Nasaruddin mengatakan, saudara kandung Arifin yang melihat kejadian itu, langsung mendatangi korban dari arah samping dengan membawa parang dari rumahnya kemudian mengayunkan parang ke pergelangan tangan kanan korban yang saat itu memegang pisau.

“Akibatnya, pergelangan tangan kanan korban putus dan terjatuh ke tanah bersama pisau yang ia genggam. Selanjutnya korban dilarikan ke RS Syekh Yusuf oleh keluarga korban,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kapolsek Pallangga ini mengatakan, bahwa anggota Polsek Pallangga yang mendapat laporan terkait peristiwa itu, langsung ke TKP dan mengamankan terduga pelaku serta barang bukti 1 bilah parang yang diduga digunakan pelaku menebas tangan korban.

“Selain parang, personil juga mengamankan sebilah pisau yang diduga milik korban yang ditemukan di TKP. Kini terduga pelaku telah dijadikan tersangka dan diamankan di Mapolsek Pallangga untuk proses lebih lanjut”katanya.

Adapun latar belakang penyebab terjadinya penganiayaan itu, sambungnya, diduga pelaku emosi dan tidak terima Arifin dikejar oleh korban menggunakan pisau.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku, penyidik Polsek Palangga mempersangkakan dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,”pungkasnya.

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Asri