Tim Jibom Polda Sulsel Uji Tas Mencurigakan di Gowa, Ini Ditemukan 

Jumat, 19 Maret 2021 08:41

GOWA,REWAKO.ID – Unit Jibom Brimob Polda Sulsel melakukan uji deteksi sebuah tas mencurigakan yang ditemukan salah seorang warga, di Masjid Al-Ikhlas, Dusun Sanging-sanging, Desa Pattallassang Kecamatan Pattallassang, Gowa, Kamis (18/3/2021).

Tas yang ditemukan Abd Asis Daeng Paewa (38) terletak di atas kotak amal masjid. Pemilik tas yang tidak diketahui ini juga mengikutsertakan pesan yang ditulisnya dalam bentuk surat.

“Benar, sekitar pukul 18:10 Wita tadi Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) tiba di TKP dan melakukan sterilisasi lalu mengamankan tas pinggang yang mencurigakan serta kertas bertuliskan pesan “Jangan dibuka Nanti menyesal,” kata AkKP Tambunan saat dikonfirmasi.

AKP Tambunan menjelaskan, berdasarkan kronologisnya, jika saksi ya g juga penemu tas yakni Abd Asis yang mulanya penasaran akan isi tas tersebut pun langsung membuka dan memndapatkan sebuah kabel pengisi daya HP. Karena tidak ingin bertindak jauh sendirian, saksi lantas Pospol Pattallassang.

“Setelah melapor, dan sudah memasuki waktu salat Ashar, si penemu tas membuang tas ke lahan kosong sebelah kanan Masjid menggunakan kayu selanjutnya, pada pukul 17.00 WITA Kapolsek Bontomarannu IPTU Bahtiar bersama Kapospol Pattallassang IPTU Abd Rasyid tiba dan mengamankan TKP lalu menghubungi Tim Jihandak Brimobda Polda Sulsel,” terang AKP Tambunan.

Pasca dideteksi menggunakan GT 200 dan X-RAY Vidisco, Tim Jihandak tidak menemukan adanya komponen bom atau bahan peledak dalam isi tas, melainkan hanya berisi Power Bank beserta kabel data.

“Pasca dideteksi, Tim Jibom Brimobda Polda Sulsel meninggalkan TKP dan membawa barang Bukti Tas pinggang yang mencurigakan itu, sedangka kertas putih yang berisi pesan singkat itu telah diamankan di Polsek Bontomarannu,” ujar AKP Tambunan.

Sementara itu, Kapolres Gowa, AKBP Budi Susanto berharap agar masyarakat tidak panik dengan hal serupa jika terjadi kembali. Sebaliknya, masyarakat diimbau untuk tetap waspada.

” Diharapkan masyarakat tidak perlu panik tetapi harus lebih tingkatkan kewaspadaan dan bilamana menemukan orang tak dikenal dan mencurigakan agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat,” kata AKBP Budi Susanto.

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan hal-hal yang sifatnya sangat meresahkan masyarakat.
Sementara, Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait siapa pemilik tas pinggang tersebut.(*)

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Afrilian Cahaya Putri