Antisipasi Kecurangan Seleksi CPNS, BKPSDM Gowa Gunakan Finger Print 

Jumat, 29 Oktober 2021 15:58

GOWA,REWAKO.ID – Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gowa akan menggunakan Finger Print untuk meminimalisir kecurangan peserta pada ujian CPNS mendatang.

Inovasi ini digadang-gadang akan dioperasikan pada saat tahapan seleksi tes CPNS 2021 selanjutnya yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada November mendatang.

Hal ini dibeberkan Kepala Kasubid Formasi dan Pengadaan Pegawai, BKPSDM Kabupaten Gowa, Andi Afriyanto Hamka kepada rewako.id.

“Jadi kami melakukan perekaman finger pada saat pendaftaran ulang, dan pada saat pelaksanaan SKB nanti kami lakukan konfirmasi finger ulang, baru itu sih yang terlintas dipikiran kami,” kata Afriyanto.

Langkah tersebut ditempuh lantaran maraknya kecurangan saat Tes SKD di sejumlah daerah belum lama ini.

Upaya ini juga dinilai Afriyanto sebagai langkah pencegahan dini agar hal serupa tidak terjadi di Kabupaten Gowa.

“Tentu banyak langkah-langkah yang kita lakukan. Kita perketat mengenai pendaftaran ulang, sambil melihat dengan Kabupaten lain yang punya beberapa inovasi kan. Dalam rangka untuk meminimalisir kecurangan,” kata Afriyanto.

Sebagaimana diketahui, dalam rangka seleksi CPNS 2021, tercatat ada sejumlah daerah di Sulawesi Selatan yang diduga terdapat kecurangan.

Dugaan kecurangan tersebut diantaranya di lokasi Mandiri Pemerintah Kabupaten Enrekang (Aula Kantor Bupati Enrekang).

Tidak hanya itu, Menpan RB juga merilis daerah lain di Sulsel seperti di Tilok Mandiri Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Sidenreng Rappang/Sidrap (Ruang Pola Kantor Bupati Sidenreng Rappang).

Tilok Mandiri Pemerintah Kabupaten Luwu (Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu), serta Tilok Mandiri Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar).(*(

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Afrilian Cahaya Putri