Sahur Bareng Ipit: Kehangatan Subuh di Frekuensi Radio Rewako 

Kamis, 14 Maret 2024 04:38

GOWA,REWAKO.ID – Di kala malam masih menyelimuti kota Sungguminasa dengan heningnya, terdapat sebuah suara yang lembut namun penuh kehangatan menerobos kesunyian. Suara tersebut berasal dari sebuah stasiun radio yang telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Gowa, Radio Rewako frekuensi 100.4 FM.

Di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah ini, sahur menjadi momen yang sangat spesial bagi umat muslim untuk bersiap menghadapi ibadah puasa di hari yang baru. Dan di Radio Rewako, sebuah program sahur telah menjadi tradisi yang dinanti-nantikan, terlebih lagi saat Ipit, salah satu penyiar favorit, mengudarakan suaranya.

Ipit, dengan suaranya yang khas dan penuh semangat, selalu berhasil menghangatkan suasana sahur pendengar setianya. Program sahur bareng Ipit tidak hanya sekedar membangunkan untuk sahur, namun lebih dari itu, ia mengisi ruang-ruang hati dengan tawa, motivasi, dan renungan. Di waktu subuh yang dingin, ketika banyak orang mungkin masih tergoda untuk kembali ke dalam dekapan selimut, suara Ipit menjadi pembangkit semangat dan pengingat akan pentingnya sahur.

Radio Rewako, yang berdiri di tengah-tengah masyarakat Gowa, telah lama dianggap sebagai bagian dari keluarga. Dengan program-programnya yang dekat dengan kehidupan masyarakat, radio ini tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga edukasi dan dakwah. Sahur bareng Ipit menjadi salah satu contoh bagaimana Radio Rewako mengambil peran dalam mendukung ibadah puasa umat muslim di wilayah tersebut.

Selama program, Ipit kerap memberikan tausiah dan nasihat tentang kehidupan, agama, dan tentu saja tentang Ramadhan. Ini menjadi sumber inspirasi bagi banyak pendengar yang ingin memperdalam imannya dan menjalani Ramadhan dengan lebih bermakna. Selain itu, Ipit juga menyelipkan berbagai tips praktis seputar persiapan sahur dan buka puasa, serta mengajak pendengar untuk berbagi cerita dan pengalaman mereka.

Interaksi antara Ipit dan pendengarnya lewat panggilan telepon atau media sosial menambah keintiman program. Tidak jarang, gelak tawa mengisi siaran tersebut, membawa keceriaan di saat-saat yang dini. Hal ini membuat banyak pendengar merasa dekat dengan Ipit, seolah-olah mereka sedang sahur bersama keluarga atau teman dekat.

Program sahur bareng Ipit di Radio Rewako menjadi simbol dari bagaimana media bisa menjadi penghubung antara individu-individu dalam suatu komunitas, terutama dalam bulan yang penuh berkah bulsn suci ramadhan. Suasana kekeluargaan yang diciptakan melalui gelombang radio menjadi bukti bahwa, meski berjauhan, kita bisa merasakan kebersamaan dan kehangatan.

Di akhir program, ketika azan Subuh mulai berkumandang, Ipit selalu mengingatkan pendengarnya untuk mempersiapkan diri melakukan salat Subuh. Pesan terakhirnya sering kali adalah doa untuk keselamatan dan keberkahan bagi semua pendengar, sembari mengucapkan harapan untuk bertemu lagi di sahur berikutnya. Dalam momen-momen seperti ini, Radio Rewako dan Ipit bukan hanya menjadi penyiar, tapi juga sahabat dan pembimbing rohani bagi banyak orang.

Sahur bareng Ipit di Radio Rewako, lebih dari sekedar tradisi, telah menjadi titik temu antara kehangatan, motivasi, dan spiritualitas. Ini adalah cerita tentang bagaimana satu program radio bisa menjadi begitu berarti dan memberikan dampak positif pada banyak kehidupan, mempererat tali persaudaraan di bulan yang suci ini.(*)

Editor : Bang Har