Anggota TNI dan Petani di Gowa Tewas Disambar Petir, Begini Kronologisnya

Selasa, 19 Oktober 2021 17:06

GOWA,REWAKO.ID – Anggota TNI bernama Serma Abd Kadir (42) dan salah seorang petani di Gowa, Jufri Dg Jalling (50), tewas setelah tersambar petir, pada Selasa (19/10/2021) sekitar Pukul 12.00 Wita.

Kejadiannya, saat anggota TNI dari 4 Kima Dodik Belanegara Rindam XIV/Hasanuddin, di Jl Poros Malino Dusun Borong rea Desa Bili Bili Kecamatan Bontomarannu, Gowa, dan petani Jufri beralamat yang sama berada di empang milik SAbd Rahim Dg. Bantang (45), Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Gowa (Belakang Lapas Narkoba Bollangi).

Berdasarkan keterangan saksi Abbas Dg. Emba (45) ,warga Jl. Poros Malino Dusun Bonto bonto, Desa Borongloe,Kecamatan Bontomarannu, Gowa, sekitar Pukul 11.00 Wita.

Saksi bersama 2 orang korban datang di TKP dengan maksud melihat empang milik Abd Rahim Dg. Bantang dengan tujuan ingin kerjasama dengan pemilik empang untuk melakukan pengadaan bibit ikan nila.

Sekitar Pukul 12.00 Wita terjadi hujan deras sehingga saksi bersama kedua korban dan pemilik empang berteduh di gubuk bawah pohon mangga.

Sekitar Pukul 13.00 Wita terjadi petir dan menyambar kedua korban dan saksi yang mengakibatkan kedua korban meninggal dunia di TKP dan Abbas Dg Emba (Saksi) terpental namun selamat selanjutnya.

Saksi langsung berteriak minta tolong kepada Warga sekitar dan menghubungi aparat setempat.

Sekita pukul13.25 Wita Kapten Arh. Muchlis (Paurpam Rindam XIV/Hsn) dan Aiptu Syahabuddin (Kanit Intel Polsek Bontomarannu) beserta Personil Unit Intel Kodim 1409/Gowa tiba di TKP.

Pukul 14.00 Wita Korban Jenazah Jufri Dg Jalling dievakuasi oleh pihak keluarga ke rumah duka di Jl. Poros Malino Dusun Borong Rea Desa Bili Bili Kec. Bontomarannu Kab. Gowa

Pukul 14.15 Wita Tim kes dari Polkes Rindam XIV/Hsn dpp dr. Lettu Ckm. Hendra Prima (Dokter Polkes Rindam XIV/Hsn tiba di TKP dan mengidentifikasi jenazah Serma Abd. Kadir.

Pukul 14.35 Wita Jenazah Serma Abd. Kadir dievakuasi ke RS. Pelamonia Kota Makassar untuk di Visum.

Kanit Intel Polsek Bontomarannu, Aiptu Syahabuddin membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelaskan personil Unit Intel Kodim 1409/Gowa polsek
tiba sudah meminta keterangan saksi-saksi di TKP.

“Korban sudah dievakuasi, seorang dibawa keluarganya, sedang yang anggota TNI di evakuasi kerumah Pelominia untuk autopsi,”pungkasnya. (*)

Dia juga menghimbau masyarakat agar berhati-hati di musim penghujan.(*)

.

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Ahmad