Kepala BNPT: 2 Pelaku Bom Katedral Jaringan Teroris JAD

Senin, 29 Maret 2021 20:38

GOWA, REWAKO.ID – Dua pelaku bom bunuh diri Gereja Katedral, Kota Makassar, merupakan jaringan dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Keduanya juga berkaitan dengan 19 Teroris yang ditangkap di Sulsel, beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)  Komjen Boy Rafli Amar. Boy Rafli Amar mengatakan, jika Jamaah Ansharut Daulah sendiri, merupakan jaringan teroris yang sudah dilarang di Indonesia.

“Jaringan ini berkaitan dengan jaringan teroris yang sudah dilarang di Indonesia Jamaah Ansharut Daulah (JAD), sel-selnya generasi terus, salah satunya adalah dua insan yang menjadi pelaku bom bunuh diri ini,” kata Komjen Boy.

Terkait kucuran dana atas tindakan anti manusia ini, Komjen Boy mengatakan jika pelaku dapat memperolehnya dari sumber-sumber yang tidak bertanggungjawab.

“Berkaitan dengan pendanaan, tercantum dalam Undang-undang nomor 12 tahun 2013 tentang pendanaan terorisme kita bisa bekerja sama untuk menelusuri pihak-pihak yang memberikan perbantuan seperti itu,” katanya.

Pihaknya pun saat ini telah mengantongi sekiranya 2-3 identitas yang diduga orang dibalik bom bunuh diri di Kota Makassar. Nantinya akan disampaikan langsung oleh Kapolri.

“Jadi sudah ada tersangka baru yang diduga kuat memberikan dukungan kepada yang bersangkutan. Langkah-langkah penegakkan hukum sudah dilakukan oleh pihak penyidik Polri, Densus 88 dan hasilnya cukup bagus, mudah-mudahan ada penelasan yang cukup konkrit. Estimasinya 2-3 orang terduga pelaku dibalik bom bunuh diri di Makassar ini,” jelas Kepala BNPT.

Dirinya pun mewakili pemerintah pusat mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu beraktifitas seperti biasanya.

“Kita tingkatkan kewaspadaan dini kepada pihak-pihak yang berusaha mempengaruhi anak-anak muda kita perkuat sinergi, kolaborasi, agar potensi pemikiran, tindakan yang mengarah kepada terorisme ini bisa kita atasi bersama-sama,”pungkasnya.(*)

Editor : Bahar Hardin

Penulis : Afrilian Cahaya Putri